KAMI HANYA SEKUMPULAN ORANG YANG SUKA MENGERJAKAN TUGAS ORANG LAIN

Rabu, 11 November 2020

KLIPING “PENINGGALAN MANUSIA PRASEJARAH”

KLIPING

“PENINGGALAN MANUSIA PRASEJARAH”

 

 

 

Image result for LOGO SMP NEGERI 2 BANJARAN

 

 

 

DISUSUN OLEH :

 

 

 

 

 

VII – K

 

 

 

 

 

SMP NEGERI 2 BANJARAN

TAHUN AJARAN

2019 – 2020 


KATA PENGANTAR

   Puji syukur kehadirat Allah S.W.T Yang Maha Esa atas segala rahmat-NYA dan saya  masih diberi nikmat akal dan nikmat sehat sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai.Dan tak lupa Sholawat dan salam atas junjungan Nabi besar Muhammad S.A.W yang telah membawa kita ke zaman yang berilmu pengetahuan sehingga dapat tersusunlah makalah ini dengan usaha sebaik mungkin.

 

Atas kerja keras menyusun makalah ini harapan Saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman serta bermanfaat dan menginspirasi bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

 

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.




Banjaran, Mei 2020

 

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Pendahuluan

     Manusia yang hidup pada zaman Praaksara sekarang sudah berubah menjadi fosil.Fosil manusia yang ditemukan di Indonesia dalam perkembangan terdiri dari beberapa jenis.Penemuan - penemuan fosil ini banyak disumbang oleh Indonesia.

Hal ini dikarenakanIndonesia merupakan wilayah tropis dan mempunyai iklim yang cocok dihuni manusia kalaitu. . Dilihat dari hasil penemuan di Indonesia maka dapat dipastikan Indonesia mempunyaibanyak sejarah peradapan manusia mulai saat manusia hidup. Dengan begitu ilmu sejarahakan terus berkembang sejalan dengan fosil-fosil yang ditemukan. Hal ini diketahui darikedatangan para ahli dari Eropa pada abad ke-19, dimana mereka tertarik untukmengadakan penelitian tentang fosil manusia di Indonesia.

 Itu sebabnya makalah ini dibuatuntuk mengetahui lebih jelas dan terperinci mengenai pengertian manusia purba yangditemukan di Indonesia serta kehidupannya pada masa itu


BAB II

PEMBAHASAN

  1. Kapak Genggam

Kapak genggam diperkirakan merupakan alat yang digunakan oleh manusia jenis Pithecanthropus untuk berburu. Struktur dan bentuk alat ini masih sangat sederhana dan bagian yang tajam hanya terdapat di satu sisi saja.

Kapak ini digunakan dengan cara digenggam. Alat ini pernah ditemukan di Trunyan (Bali), Awangbangkal (Kalimantan Selatan), dan Kalianda (Lampung).

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Kapak Genggam

  1. Alat Serpih

Alat ini digunakan oleh manusia purba untuk menusuk, memotong dan melubangi kulit binatang. Alat ini terbuat dari batu. Diperkirakan, alat ini merupakan serpihanserpihan dari batu yang dibuat sebagai kapak genggam.

Alat ini pernah ditemukan di Sangiran dan Gombong (Jawa Tengah), serta Cabbenge (Flores).

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Alat Serpih

  1.  Kapak Persegi

Kapak persegi merupakan alat yang terbuat dari batu dan digunakan oleh manusia untuk mencangkul, memahat, dan berburu. Alat ini terbuat dari batu berbentuk segi empat yang kedua sisinya diasah halus. Pada salah satu sisi pangkal, ada bagian berlubang untuk tangkai. Sementara pangkal lainnya adalah bagian yang tajam.

Alat ini banyak ditemukan di berbagai tempat di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Kapak Persegi

  1.  Kapak Lonjong

Kapak lonjong merupakan kapak yang bentuknya lonjong. Pangkal kapak tersebut lebar dan tajam, sedang ujungnya runcing dan diikatkan pada gagang. Alat ini terbuat dari batu yang telah diasah hingga halus.

Kapak lonjong pernah ditemukan di Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Kapak Lonjong

  1. Menhir

Menhir merupakan tugu batu yang tinggi. Diperkirakan menhir digunakan sebagai tempat pemujaan oleh manusia prasejarah.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Menhir

  1. Dolmen

Dolmen adalah meja yang terbuat dari batu, diperkirakan digunakan sebagai tempat menyimpan sesaji untuk sesembahan manusia prasejarah.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Dolmen

  1. Sarkofagus

Sarkofagus adalah peti mati yang terbuat dari batu.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Sarkofagus

h. Arca

Arca adalah batu yang dibentuk hingga menyerupai makhluk hidup tertentu.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Arca

i. Bejana Perunggu

Bejana perunggu adalah benda yang terbuat dari perunggu. Bentuknya mirip dengan gitar spanyol tanpa gagang. Alat ini hanya ditemukan di dua tempat yaitu di Madura dan Sumatra.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Bejana Perunggu

j. Kapak Corong

Kapak corong adalah kapak yang terbuat dari perunggu dan bentuk bagian atas mirip dengan corong. Alat ini pernah ditemukan di Jawa, Bali, Sulawesi, dan Papua.

Benda-benda Peninggalan Zaman Prasejarah di Indonesia

Gambar: Kapak Corong

Demikian pembahasan tentang benda-benda peninggalan jaman prasejarah yang terdapat di Indonesia.


BAB III

PENUTUP

 

A.   Kesimpulan

Kemampuan berpikir manusia untuk mempertahankan kehidupannya mulai berkembang. Mereka tidak lagi berpindah-pindah tempat untuk mencari hewan-hewan buruan, tetapi sebaliknya mereka mulai menetap dan mengolah tanah disekitarnya untuk ditanami dengan berbagai jenis tanaman yang dapat mereka makan. Selain itu, mereka mulai menjinakan hewan-hewan yang dapat membantu kebutuhan hidupnya  seperti kuda, kerbau, babi, sapi, anjing dan sebagiannya. Dari pola bercocok tanam ini manusia sudah dapat menguasai alam lingkunagn serta isinya.

Terlepas dari mana asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan kapan mereka mulai tinggal di wilayah Indonesia, kita harus percaya bahwa nenek moyang bangsa Indonesia telah ribuan tahun sebelum masehi telah hidup di wilayah Indonesia. Kehidupan mereka mengalami perkembangan yang teratur seperti bangsa - bangsa di belahan dunia lain.

Kehidupan sosial, masyarakat semi nomaden setingkat lebih baik dari pada masyarakat nomaden. Jumlah anggota kelompok semakin bertambah besar dan tidak hanya terbatas pada keluarga tertentu. Kenyataan ini menunjukkan bahwa rasa kebersamaan di antara mereka mulai dikembangkan. Rasa kebersamaan ini sangat penting dalam mengembangkan kehidupan yang harmonis, tenang, aman, tentram, dan damai. Nilai - nilai kehidupan, seperti gotong royong, saling membantu, saling mencintai sesama manusia, saling menghargai dan menghormati telah berkembang pada masyarakat pra aksara.

Setelah Disusunnya Makalah ini dapat disimpulkan :

1.          Zaman pra aksara di Indonesia berdasarkan ciri kehidupan masyarakat, dibagi dalam empat babak, yaitu masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana, masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut, .masa bercocok tanam, dan masa perundagian.

2.          Perubahan dari masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut ke masa bercocok tanam, memakan waktu yang sangat panjang

 

  1. Saran

Setelah mempelajari kehidupan manusia praaksara dan setelah Saya menyusun makalah ini Saya memberi saran :

1.    Kita haru bersyukur karena kita tidak perlu bersusah susah keras lagi untuk mencari makanan kini kita tinggal membeli apa yang kita inginkan

2.    Kita mempunyai rumah jika ingin tinggal

3.    masa kita sekarang adalah masa yang modren tentunya perlu disyukuri dan dinikmati sesuai kebutuhan

4.    Jangan  lupa bersyukur selalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar